Pelajar Progresif Temanggung

Pentingnya Upgrading Sebagai Gerakan Kaderisasi

Oleh : IPNU-IPPNU Temanggung, 06/02/2019

20190206 160446Setelah sekian lama NU tertidur dalam zona nyaman, di era Digitalisasi ini NU mengalami tamparan keras saat ideologi rahmatan lil alamin-nya diusik oleh sekelompok golongan yang melakukan gerakan radikal mengatasnamakan agama Islam. Hal ini disampaikan oleh K.H Maftuh Anyudi sebagai Rois Syuriah MWC NU Bulu saat memberikan sambutan pada acara Pelantikan dan Upgrading pada Senin (04/02/2019) di Dusun Gandurejo kecamatan Bulu.

Menurut beliau, salah satu kelemahan metode dakwah NU pada masa ini adalah para ulama sepuh yang kurang menguasai penggunaan gadget, yang mana pada jaman ini digunakan oleh kelompok radikalis sebagai media dakwah dalam menyebarkan ajarannya. Kerawanan ini harus kita perhatikan dengan seksama, dan juga harus kita tindak lanjuti dengan mulai menanamkan paham rahmatan lil alamin kepada generasi muda kita (IPNU-IPPNU) “lanjut beliau”.

Memang hal ini merupakan keaadaan yang harus kita terima sebagai kenyataan di depan mata kita. Yang mau ataupun tidak, hal ini mengancam eksistensi Islam sebagai agama yang cinta kedamaian. Terlebih lagi jika kita melihat betapa derasnya arus informasi yang terjadi, sedangkan informasi tersebut masih diragukan kebenarannya. Banyak sekali fitnah beterbangan melalui media sosial, profokasi, dan ujaran kebencian yang seakan hal ini menjadi sesuatu yang lumrah pada masa ini. Karena itu, menurut K.H Maftuh Anyudi, kader-kader muda kita harus dikawal dan dibekali dengan keilmuan, baik ilmu dalam praktik agama sebagai wahana internalisasi nilai agama, maupun sebagai tendensi dalam bermasyarakat secara luas dengan segala atribut sosialnya (media sosial-red).

“Kita harus paham betul kebutuhan IPNU dan IPPNU kita. Karena mereka adalah calon penerus NU pada masa yang akan datang. IPNU IPPNU harus tahu dan sadar bahwa tujuan kaderisasi yang dilakukan ini adalah untuk ideologisasi, ekonomi umat dan menguatkan keadaan (dalam membuat suatu kebijakan). Jangan malah menjadi tempat guyonan saja”, lanjut beliau.

Kemudian sebagai kalimat penutup pada sambutan ini, beliau berpesan kepada jajaran Pimpinan Cabang IPNU IPPNU Kabupaten Temanggung yang hadir disana, agar memberikan perhatian yang lebih kepada kualitas literasi kader-kadernya agar tidak mudah menjadi korban dan penyebar hoax yang marak akhir-akhir ini. Hal ini dimaksudkan sebagai gerakan menangkal hoax dan menolak fitnah yang sedang digalakkan oleh PBNU di Jakarta. (Rennen L.P.)

PELANTIKAN IPNU IPPNU PAC KANDANGAN

Pengurus Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar NU (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri NU (IPPNU) Kecamatan Kandangan, Kabupaten Temanggung resmi dilantik, Jumat (16/02/2018). Prosesi pelantikan ini &hell

Konferensi Anak Cabang Parakan dan Pelantikan Massal

Pimpinan Anak Cabang Parakan Temanggung pada Ahad (27/1) telah melaksanakan konferancab dan pelantikan massal. Konferancab ini menghasilkan beberapa keputusan penting khususnya reorganisasi kepengurusan masa khidmat &hell

Berbagi Untuk Sesama, IPNU IPPNU Ranting Bengkal Jadi Sorotan

Tak kurang 40 anggota PR. IPNU IPPNU désa Bengkal mengikuti kegiatan pentasyarufan bagi warga yang membutuhkan. Kegiatan ini menyasar warga kurang mampu dan anak yatim &hell

Pentingnya Upgrading Sebagai Gerakan Kaderisasi

Setelah sekian lama NU tertidur dalam zona nyaman, di era Digitalisasi ini NU mengalami tamparan keras saat ideologi rahmatan lil alamin-nya diusik oleh sekelompok golongan &hell

Jl. Jenderal Sudirman No.60, Jampirejo Barat, Jampirejo, Kec. Temanggung, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah 56218